0
KONFIGURASI IP ADDRESS PADA LINUX DEBIAN
Posted by Bangun Septo Raharjo
on
3:26 PM
in
KONFIGURASI IP ADDRESS PADA LINUX DEBIAN
Langkah pertama yang harus kita siapkan adalah. Sebuah PC atau sejenisnya, dan tentunya didalamnya telah ter-install linux debian
—Selanjutnya, setelah PC dihidupkan, segera masuk sebagai ROOT.
—Kali ini saya coba ajarkan dengan metode text aja.
—Press ctrl + Alt + F1 saat selesai booting.
—Ketik “su” atau “root” lalu enter *tanpa tanda petik.
—Lalu isikan password root yang telah di isikan pada saat pertama install debian.
—Setelah berhasil masuk, dan terdapat tanda “#”, segera masukan perintah “cd /etc/network” yang artinya file yang akan di masukan IP terdapat pada folder etc dan pada direktori network.
—Kemudian masukan perintah “ls” yang berfungsi untuk melihat isi dari direktori tersebut.
—Setelah itu akan terlihat file “interfaces” dan lain sebagainya, berarti langkah ini sudah mulai berhasil.
—Nah, agan-agan semua, untuk setingan IP terdapat pada file interfaces tersebut.
—Kemudian, masukan perintah lagi “#nano(space)interfaces” *perhatikan besar kecilnya huruf, karna sangat berpengaruh.
—Kemudian akan tampil berbagai tulisan di dalamnya.
Maka langsung saja hapus semua agar tidak membingungkan bagi orang yang belajar pemula. Dan gantilah isinya sebagai berikut.
    auto lo
    iface lo inet loopback
    auto eth0
    iface eth0 inet static
    address 192.168.1.1
    netmask 255.255.255.0
    network 192.168.1.0
    broadcast 192.168.1.255
    gateway 192.168.1.1
Setelah di konfigurasi seperti tadi, kini akan saya jelaskan maksudnya.
auto lo
iface lo inet loopback
auto eth0 *eth0 disesuakan dengan lan card yang aktif
Iface eth0 inet static *static adlah setingan untuk ip manual
address 192.168.1.1 *ini adlah ip komputer kita
netmask 255.255.255.0 *menunjukan kelas apa pada jaringan kita
network 192.168.1.0 *ip network yng harus ada dan sesuai dengan netmask
broadcast 192.168.1.255 *ip broadcast kita
gateway 192.168.1.1 *ip gateway atau ip gerbang kita
—Oke, setelah paham. Kita lanjutkan lagi langkah-langkahnya. Kemudian save dan exit “ctrl + x lalu y, enter”
—Maka selesai sudah konfigurasi. Namun belum dapat digunakan.
—Agar IP dapat bekerja, maka perlu direstart. Namun bukan direstart komputernya(kelamaan :D). Caranya :
“ #/etc/init.d/networking(space)restart” kemudian enter. Nah sbat semua, kini sudah terkonfigurasi IPnya. 192.168.1.1
—Untuk menge-test
“#ping(space)192.168.1.1” bila berhasil, maka akan ada balasan “Replay”
—Selanjutnya, setelah PC dihidupkan, segera masuk sebagai ROOT.
—Kali ini saya coba ajarkan dengan metode text aja.
—Press ctrl + Alt + F1 saat selesai booting.
—Ketik “su” atau “root” lalu enter *tanpa tanda petik.
—Lalu isikan password root yang telah di isikan pada saat pertama install debian.
—Setelah berhasil masuk, dan terdapat tanda “#”, segera masukan perintah “cd /etc/network” yang artinya file yang akan di masukan IP terdapat pada folder etc dan pada direktori network.
—Kemudian masukan perintah “ls” yang berfungsi untuk melihat isi dari direktori tersebut.
—Setelah itu akan terlihat file “interfaces” dan lain sebagainya, berarti langkah ini sudah mulai berhasil.
—Nah, agan-agan semua, untuk setingan IP terdapat pada file interfaces tersebut.
—Kemudian, masukan perintah lagi “#nano(space)interfaces” *perhatikan besar kecilnya huruf, karna sangat berpengaruh.
—Kemudian akan tampil berbagai tulisan di dalamnya.
Maka langsung saja hapus semua agar tidak membingungkan bagi orang yang belajar pemula. Dan gantilah isinya sebagai berikut.
    auto lo
    iface lo inet loopback
    auto eth0
    iface eth0 inet static
    address 192.168.1.1
    netmask 255.255.255.0
    network 192.168.1.0
    broadcast 192.168.1.255
    gateway 192.168.1.1
Setelah di konfigurasi seperti tadi, kini akan saya jelaskan maksudnya.
auto lo
iface lo inet loopback
auto eth0 *eth0 disesuakan dengan lan card yang aktif
Iface eth0 inet static *static adlah setingan untuk ip manual
address 192.168.1.1 *ini adlah ip komputer kita
netmask 255.255.255.0 *menunjukan kelas apa pada jaringan kita
network 192.168.1.0 *ip network yng harus ada dan sesuai dengan netmask
broadcast 192.168.1.255 *ip broadcast kita
gateway 192.168.1.1 *ip gateway atau ip gerbang kita
—Oke, setelah paham. Kita lanjutkan lagi langkah-langkahnya. Kemudian save dan exit “ctrl + x lalu y, enter”
—Maka selesai sudah konfigurasi. Namun belum dapat digunakan.
—Agar IP dapat bekerja, maka perlu direstart. Namun bukan direstart komputernya(kelamaan :D). Caranya :
“ #/etc/init.d/networking(space)restart” kemudian enter. Nah sbat semua, kini sudah terkonfigurasi IPnya. 192.168.1.1
—Untuk menge-test
“#ping(space)192.168.1.1” bila berhasil, maka akan ada balasan “Replay”